Angka besar di halaman ini bukan pengukuran waktu nyata. Sejak Oktober 2025, posisi utang pemerintah pusat dilaporkan resmi oleh Kementerian Keuangan setiap triwulan (tiga bulan), biasanya lima sampai tujuh minggu setelah akhir triwulan. Yang kami lakukan sederhana: mengambil rilis resmi terakhir, lalu menambahkannya secara linier memakai laju pertumbuhan utang tahun berjalan.
Laju itu dihitung dari selisih posisi utang antara dua rilis triwulanan terakhir, dibagi jumlah detik di antaranya. Untuk penghitung bunga, kami memakai pagu pembayaran bunga utang dalam APBN tahun berjalan dibagi jumlah detik dalam setahun. Keduanya adalah rata-rata, bukan aliran kas harian: penerbitan SBN menumpuk pada lelang dua minggu sekali, dan pembayaran kupon jatuh pada tanggal tertentu.
Karena itu, angka yang berjalan di layar Anda adalah estimasi. Selalu lebih andal membaca baris kecil di bawah penghitung, yaitu posisi resmi terakhir beserta tanggalnya. Setiap kali rilis baru terbit, penghitung disetel ulang ke angka resmi itu, sehingga estimasi tidak pernah menyimpang lebih dari satu siklus pelaporan.
Cakupannya adalah utang pemerintah pusat: Surat Berharga Negara dan pinjaman, dalam rupiah maupun valuta asing. Tidak termasuk utang BUMN, utang pemerintah daerah, maupun kewajiban yang bersifat kontinjen seperti jaminan proyek. Definisi ini mengikuti laporan Kemenkeu agar angka di sini dapat dibandingkan langsung dengan dokumen resmi.
Seluruh kode dan berkas data situs ini terbuka. Bila Anda menemukan kekeliruan angka, asumsi, atau penerjemahan istilah, silakan buka isu di repositori.